Dongeng: Mantan Presiden Kunyuk Reuni
Dongeng:
Mantan Presiden Kunyuk Reuni
Oleh Rg Bagus Warsono
Suatu hari di negeri Belantara terjadi pergantian presiden dikarenakan peraturan negeri Belantara mengamanatkan presiden menjalankan tugas hanya 5 tahun. Kini Presiden Kunyuk telah menjadi Mantan Presiden Belantara.
Anggota Rembug Nusantara yang telah dipilih barusan melantik Mbah Maung (macan loreng) menjadi presiden negeri Belantara.
Bagaimana nasib Mantan Presiden Kunyuk kini sudah kembali bersama komunitas rakyat negeri Belantara yakni komunitas khewan kunyuk di Tawangmangu. Di sana mantan Presiden kunyuk dihormati dan di segani warga Tawangmangu.
Kesibukan sehari hari mantan presiden kunyuk kini kembali seperti dulu yakni mengumpulkan sono keling untuk diproses menjadi perabot warga. Karena mantan maka semua dikerjakan sendiri. Demikian sehari-hari mantan presiden kunyuk mengisi hari tuanya di kampung halaman bersama warga. Hingga suatu ketika ia teringat teman-temannya waktu masih muda dulu, waktu sekolah. Ia mencoba mengingat ingat siapa siapa teman temannya tapi tak kunjung juga nama teman terlintas dibenaknya.
Suatu hari Mantan Presiden Kunyuk pergi ke kota untuk berbelanja. Di perjalanan ia melihat spanduk pengumuman akan adanya reuni sebuah sekolah menengah. Ternyata sekolah itu adalah sekolah yang dulu ia belajar. Di spanduk itu tertulis bagi lulusan tahun 1983. Ia mencoba mengingat-ingat. Memang sekolah ini tempat ia sekolah dulu. Tetapi Mantan Presiden Kunyuk tak memiliki bukti ijazah SMA. "Macam-macam", berkata dalam hati Mantan Presiden Kunyuk. "Belum bayar SPP, harus membantu orang tua berjualan, aku memang bodoh dan tidak tahu naik kelas tiga atau tidak", demikian Presiden Kunyuk Mengenang masa mudanya.
Ketika Presiden kunyuk berdiri di depan gedung pertemuan itu seseorang menyamanya. "Mul, kau disini? Ayo masuk ada reuni!" Mantan Presiden Kunyuk tergagap. Mengingat ingat siapa yang memanggilnya. Setelah beberapa saat Presiden kunyuk teringat, " Oh kamu Joko!
Keduanya saling memperhatikan, Joko hampir semua rambutnya memutih, sedang Mantan Presiden Kunyuk masih terlihat rambutnya yang dibethel dengan wajah yang khas.
(Bersambung).
Indramayu, 20 Oktober 2024
rg bagus warsono
Label: dongeng


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda