Kamis, 12 Mei 2022

Bagaimana Tentang Jumlah Peserta Antologi Bersama oleh Rg Bagus Warsono

Antologi bersama semakin banyak peserta juga tidak semakin menguntungkan buat peserta. Pertimbangan-pertimbangan itu adalah:

a) Penyair menganggap puisi yang bagus adalah puisi seseorang yang dikaguminya dan puisi karya sendiri. Jangankan masyarakat pembaca, penyair dalam antologi bersama itu juga pilih pilih membaca puisi dari antologinya sendiri. 

b) Tiap Penyair itu butuh popularitas, judul antologi yg bersifat umum kurang menggelitik dibanding pilihan lain antologi tunggal atau antologi bersama dengan judul menarik.

c) Antologi bersama jelas memberi kebersamaan, mengangkat nama penyair begitu banyak adalah beban buku itu sendiri.

Contoh Penulis melihat buku Antologi Bersama Kartini th 2012 berhasil mengangkat semua nama penulisnya yang kini mapan sebagai perempuan penyair nasional. Karena memenuhi idealnya antologi bersama baik isi (mutu), tujuan, sasaran, dan siapa2 penulisnya terseleksi dengan baik.

d) Anggapan jumlah peserta banyak adalah anggapan bahwa buku itu kelak dibaca orang banyak memang benar sebab setiap peserta akan membaca puisi tulisannya dan juga menunjukan puisinya yang terdapat dalam buku itu  pada orang lain. Tetapi kerugian yang besar bagi puisi-puisi bermutu tinggi "disejajarkan" dengan puisi bermutu standar dan masih belajar atau mungkin juga sanduran.

Dari keempat uraian awal itu, kita berharap antologi bersama mampu untuk menjawab tantangan kesusastraan kita pada masyarakat sebab kemajuan kesusastraan itu tak lepas dari pembaca, kritikus, penyedia layanan baca, dan penerbitan serta stake holder pendukung lainnya. (Bersambung, rg bagus warsono)


Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda