Lumbung Puisi didirikan oleh Rg Bagus Warsono pada 1 Januari 2011. Merupakan sebuah komunitas kecil Sastrawan Indonesia yang memiliki visi meneruskan Manives Kebudayaan yaitu berkarya merdeka dan berideologi Pancasila. Berkarya merdeka adalah beraktifitas dan berkarya tanpa batas sebagai insan seni yang berideologi
Pancasila.
Pancasila merupakan pegangan berkesenian sesuai dengan Pacasila yaitu Berketuhanan, berperikemanusiaan, memiliki jiwa persatuan kebangsaan dan menjaga NKRI, menjunjung demokratis serta memiliki jiwa sosial.
Lumbung Puisi berangkat dari wadah Himpunan Masyarakat Gemar Membaca ( HMGM) kemudian menjadi sebuah komunitas kecil Sastrawan Indonesia. Kini dalam masa kemajuan teknologi informasi Lumbung Puisi merupakan Komunitas Kecil Sastrawan Indonesia dan Pusat Dokumentasi Sastra Modern dengan kurator utama Rg Bagus Warsono, pendiri, penggerak sekaligus konduktor sastra.
Lumbung Puisi mendokumentasikan karya-karya sastra Sastrawan Indobesia dari angkatan Pasca Angkatan '66. Yaitu Angkatan Pasca Angkatan '66 ( th 1980 - 2000) diantara tokoh tokohnya tercatat dalam buku Setyasastra Nagari ( Tercatat dalam buku Setyasastra Nagari 2020 dan tambahannya), antara lain tokoh-tokohnya: Handrawan Nadesul, Wawan Hamzah Arfan, Surasono Rashar, S Suratman Suras, Naim Emel Prahana. Isbedi Setiawan, Tajudin Noorgani, Micky Hidayat, Rg Bagus Warsono, Bambang Widiatmoko, dan lain-lain.
Lumbung Puisi kini dimotori oleh Rg Bagus Warsono, Wawah Hamzah Arfan, Wardjito Soeharso, Heru Patria dan lain-lain.
Lumbung Puisi tiap tahun menyelenggarakan Temu Kecil Sastrawan Indonesia dengan dikemas berbagai kegiatan sastra selerti baca puisi, bedah buku, antologi bersama hingga lomba-lomba dalam rangka memelihara sastra Indonesia.
Alamat Lumbung Puisi adalah jalan Tulip Merah 6 Perumahan Citra Dharna Ayu ( Cidayu) kel. Margadadi kec. /Kabupaten Indramayu.
Rg Bagus Warsono.
Label: artikel.
0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda